Press "Enter" to skip to content

Lagi Galau? Coba deh Datangi Jembatan Pancer Cerong Untuk Melepaskan Segala Kepenatan

Menggalau di tengah-tengah hutan bakau jelas bukan kebiasaan kamu bukan, travelers? Tapi mengingat galau itu manusiawi, sekali-kali tak apa-apa melamun sebentar saja di tengah-tengah atas jembatan tuk melepaskan segala beban dan kepenatan yang ada di pikiran kamu semua. Apalagi bila jembatan itu ada di tengah-tengah hijaunya hutan bakau dengan panorama laut di sisi satu lalu pegunungan di lain sisinya!

Jembatan kayu ini ada di Wilayah Wisata Pancer Cengkrong di Trenggalek, Jatim. Letaknya tidak terlalu jauh dari Pantai Cengkrongan; tidak lebih dari 500 m dari tepi pantai berpasir putih itu. Lalu apa sih yang istimewa di Pancer Cengkrong? Sebagaimana yang sudah dikatakan sebelumnya, ada satu jembatan kayu yang dilingkupi panorama hutan mangrove yang cantik. Jembatan Galau julukannya. Banyak dari kita yang susah payah menikmati keindahan hutan mangrove sebab malas berbasah-basahan. Well, Jembatan Galau ini sebagai solusinya. Kamu gak perlu basah dan kotor saat menjelajahi hutan mangrove Pancer Cengkrong, cukup menjelajahi Jembatan Galau ini saja kamu sudha bisa membuat hati dan pikiran senang. Kalau capek, bisa istirahat sejenak di gazebo-gazebo yang tersedia. Bonusnya, ada pemandangan gunung-gunung dan megah di latar belakang dari hutan bakau ini. Wuih!

Usaha Mengembalikan Ekosistem Hutan Bakau

Kawasan Wisata Pancer Cengkrong sebenarnya merupakan usaha guna membalikkan ekosistem hutan bakau (mangrove) tuk mengembalikan produktivitas kawasan pesisir. Hutan bakau mengcover wilayah pesisir dari erosi serta cuaca yang cukup ekstrim. Disamping itu, pohon-pohonan dengan akar-akar dibawah permukaan air itu menyediakan daerah pembibitan utama buat ikan-ikan serta rumah bagi beragam jenis binatang lain, termasuk antara lain burung-burung air juga kehidupan hewan laut. So, hutan bakau vital betul buat keseimbangan alam kita semua, travelers.

Setelah puas memandangi pemandangan hutan bakau, kamu bisa bermain sendiri atau mengganggu teman di Pantai Cengkrongan. Ombaknya cenderung rendah, jadi cocok untuk berenang maupun main air. Sejuknya air laut bakal menjadi penawar buat teriknya matahari. Lautnya juga cukup biru, hingga kamu bisa mendapat foto-foto bagus disini. Tuk mengunjungi dua lokasi ini, kamu tidak lebih dari harus bayar Rp8.000 tuk tiket masuk per orangnya lalu Rp2.000 parkir sepeda motor.

Bagaimana cara menyaksikan eksotisme hutan bakau Pancer Cengkrong? Rutenya terbilang mudah, dan bisa didatangi baik dari Trenggalek maupun Tulungagung. Kamu cukup arah menuju Pantai Prigi, kemudian ambil arah menuju Goa Lowo. Jalanannya berbelok-belok melintasi hutan lalu perkebunan warga, dan panoramanya indah. Darisana, ambil ke arah Pantai Cengkrongan, Desa Karanggandu dan sampailah kamu di Pancer Cengkrong yang terkenal dengan Jembatan Galau ini.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *